Hits: 0

Ketika kita memperingati gerakan reformasi gereja, kita tidak dapat terpisahkan dengan “5 Sola” dan hari ini yang akan kita renungkan adalah “Sola Gratia”. Keselamatan yang kita peroleh dari Tuhan adalah pemberian Tuhan, sama sekali bukan karena jasa kita. Tuhan datang ke dunia melalui Yesus Kristus menunjukkan kasih-Nya kepada kita manusia. Meskipun kita semua telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, namun Tuhan tetap mengasihi manusia dan bersedia mengorbankan diri-Nya datang ke dunia untuk dekat dengan kita karena kita tidak dapat mendekati-Nya. Oleh karena itu, ini adalah salah satu dari “5 Sola”  penting yang akan kita renungkan dalam memperingati gerakan reformasi yaitu “Sola Gratia”.

Dalam Roma 3:21-25 dicatat keselamatan yang kita peroleh adalah anugerah Tuhan, karena penebusan dalam Kristus Yesus dibenarkan dengan cuma-cuma (ayat 24). Asal kita percaya dan menerima Kristus sebagai Juru Selamat, maka kita akan dapat memperoleh pengharapan yang kekal. Ini adalah situasi yang ditujukan oleh Martin Luther  pada abad pertengahan. Pada waktu itu setiap orang jika mau mendapatkan penebusan, mereka harus membeli kupon penebusan dosa dan harus mengadakan ritual dalam berbagai aspek agar dapat memperoleh keselamatan. Setelah beberapa saat merenungkan, Martin Luther bangkit dan berkata kepada gereja pada waktu itu bahwa keselamatan datang  dari Tuhan, dan kita dibenarkan oleh darah Yesus. Roma 3 juga memberitahukan  kita bahwa kita tidak dapat memperoleh keselamatan melalui hukum Taurat karena semakin kita mengerti hukum Taurat semakin kita berbuat dosa. Tuhan  tahu bahwa kita manusia sungguh tidak berdaya, maka Ia berinsiatif mengutus Yesus datang ke dunia untuk menyelesaikan masalah ini dan menyelamatkan semua manusia yang percaya kepada-Nya. Karena itu tidak ada yang dapat dibanggakan oleh manusia karena keselamatan 100% adalah anugerah Tuhan, manusia tidak mempunyai peran apapun.

Untuk kita dalam situasi saat ini, kita semua adalah orang-orang yang diberkati, tetapi kita harus tahu dan menyadari bahwa semua ini adalah anugerah Tuhan. Apa yang kita miliki sekarang semua adalah berasal dari Tuhan : keadaan pribadi, keluarga, studi, pekerjaan dan pelayanan. Sebagai anak-anak Tuhan, dalam kehidupan kita setiap hari hendaklah dengan sungguh-sungguh merenungkan bahwa semua ini adalah anugerah Tuhan; dengan demikian kita tidak akan menyombongkan diri  dan memberikan kemuliaan hanya kepada Tuhan kita. Selain itu, ketika kita menghadapi masalah, kita harus menempatkan Tuhan di urutan pertama bukan pilihan terakhir. Kita harus mengutamakan Tuhan di dalam kehidupan kita karena banyak hal yang tidak dapat manusia atasi. Kita harus selalu ingat bahwa keselamatan adalah apa yang kita terima, bukan apa yang kita raih. Karena itu kita harus memohon Tuhan agar selalu mengingatkan kita bahwa  semuanya berasal dari Tuhan, adalah anugerah yang diberikan-Nya.