Hits: 6

Allah yang kita sembah adalah Allah yang Mahakuasa, El-Shaddai. Nama yang sering kita dengar di dalam pujian yang sering kita nyanyikan. Allah memiliki beberapa sebutan yang menggambarkan kebesaran-Nya dan kemasyhuran-Nya. Salah satu nama-Nya yang akan kita sama-sama renungkan adalah Alfa dan Omega yang merupakan abjad pertama dan terakhir dari alfabet Yunani. Hal ini berarti Dia yang memulai dan yang mengakhiri semuanya, Dia yang menciptakan dan Dia yang akan mengakhiri semua kehidupan dalam dunia ini. Akan tetapi, semuanya tidak berakhir pesimis, karena janji-Nya adalah harapan kekal di surga nanti bagi yang percaya kepada-Nya.

Dalam catatan Wahyu 1:4-8, ayat keempat Yohanes menegaskan bahwa Allah yang ada sejak dulu, sekarang, dan selama-lamanya akan selalu menyertai kita. Hal ini ditegaskan kembali dalam ayat ke-8 di mana nama Allah yang adalah Alfa dan Omega, yang memang sudah ada dari dulu sampai selama-lamanya ada bagi setiap orang yang hidup bagi-Nya. Seperti halnya dulu Allah senantiasa ada bagi orang Israel yang memang memperkenalkan dirinya sebagai AKU ADALAH AKU, Dia jugalah yang akan menyertai orang percaya yang menerima surat dari Yohanes ini. Di sisi yang lain, Yohanes menjelaskan bahwa Allah yang dipercayai adalah Allah yang Mahakuasa! Dia yang sudah bangkit dari antara orang mati, menyatakan kuasa-Nya yang menjamin kebangkitan orang mati. Dia pun juga yang berkuasa akan datang nantinya dan semua orang akan menyaksikan-Nya; itu yang memberikan pengharapan bagi orang percaya.

Melalui apa yang dijelaskan dari Yohanes tentang Allah yang adalah Alfa dan Omega, Dia yang menyertai senantiasa akan umatnya dan yang berkuasa atas segalanya serta memberikan pengharapan kekal, itulah juga yang menjadi janji bagi kita. Tuhan yang dulu pernah menolong kita, pasti akan menolong kita juga pada hari ini dan kuasa-Nya tidak pernah berubah serta akan membuka pintu jawaban baru dan terbaik juga bagi kita. Selain itu, dalam keberkuasaan-Nya Allah akan menggenapi janji-Nya bagi kita yang juga ada di dalam Dia. Ketika Allah melalui kedatangan Kristus yang pertama untuk menawarkan keselamatan, maka Ia akan melalui kedatangan Kristus yang kedua untk menyempurnakan keselamatan. Allah bukan saja menjadi awal dan akhir, tetapi Dia juga berkuasa di dalamnya dan menyertai kita sampai pada kesudahannya.