Sermons by Rev. Abdiel C.K.A

17 of 53 items

Pemberian Yang Layak (Mat. 6:1-4)

by

Begitu besar kasih Allah kepada kita, sehingga Ia rela mengorbankan Anak-Nya yang tunggal untuk kita. Ini adalah hal yang sangat menderita! Dia bersedia melakukan ini untuk menyelamatkan kita dari hukuman kekal. Jika kita memiliki barang yang kita sukai, dan kita disuruh untuk memberikannya kepada orang lain. Bagaimana perasaan kita? Pasti merasa sedih! Inilah perasaan Tuhan; […]

Standar Kerajaan Allah (Mat. 5:17-20)

by

Di era ini orang memiliki berbagai standar yang berbeda untuk menentukan apa yang mereka lakukan. Mereka mengatakan yang penting berbuat baik, tapi ada juga yang menyatakan yang penting saya bahagia itu sudah cukup. Apakah hidup hanya seperti itu? Kita sering mendengar orang bertanya tentang masalah standar, dan ini adalah pertanyaan yang pernah ditanyakan oleh DR. […]

Hidup Damai ( Mat. 5:9)

by

Di dunia yang penuh gejolak ini, banyak orang berharap ada kedamaian di tengah-tengah mereka. Fakta ini bisa kita saksikan di dunia film; Banyak film superhero menggambarkan bahwa mereka tidak hanya cinta damai tetapi juga berusaha mewujudkan perdamaian di dunia ini. Perusahaan pembuatan film sekarang bukan hanya menghadirkan seorang superhero tetapi menyatukan beberapa superhero untuk menghadapi […]

Perlunya Kelembutan Hati (Mat. 5:5)

by

“Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.” Ini adalah bahagia ketiga dari delapan bahagia (Mat 5:5), memberitahukan kita bahwa menjadi murid Yesus harus memiliki kelembutan hati. Dilihat dari teks aslinya, kata benda lemah-lembut mengandung arti lemah, ringan, dan lambat. Pada prinsipnya, kelembutan adalah kesabaran dalam sikap dan ucapan, dan tidak mudah untuk […]

Penyerahan Diri (Rm. 12:1-2)

by

Hari ini kita telah memasuki urutan terakhir dari serangkaian topik yang terkait dengan liturgis kebaktian, temanya adalah “penyerahan diri”.  Lingkup renungan kita adalah dari khotbah selesai sampai bagian terakhir Amin, yaitu pada bagian ini kita harus menyerahkan diri kita kepada Tuhan untuk masuk di dalam kehidupan kita sehari-hari. Dalam ibadah kita telah bertemu dengan Tuhan […]

Akhir yang Indah (Kej. 47-50)

by

Saat kita merayakan Tahun Baru Tionghua, kita sangat berharap keluarga kita dipenuhi dengan berkat Tuhan. Kita berharap dapat membawa berkat bagi keluarga dan oleh kita keluarga diberkati. Sebagai anak-anak Tuhan kita berharap berkat ini tidak berhenti pada Tahun Baru Tionghua, dan karena kita memiliki pengharapan kekal, kita sangat berharap berkat ini akan mengikuti kita sampai […]

Berani Menanggung (Kej. 44:1-34)

by

Kita masing-masing memiliki reaksi yang berbeda saat kita melakukan kesalahan, dan bahkan ada yang mendorong pelanggaran mereka kepada orang lain. Singkatnya, pada dasarnya orang tidak suka mengakui kesalahan sendiri dan terkadang tidak mau menyelesaikannya dengan baik. Namun, seiring berjalannya waktu orang harus mengatasi masalah tersebut dengan baik, karena pada akhirnya kesalahan atau masalah harus diselesaikan. […]