Sermons by Rev. Abdiel C.K.A

17 of 49 items

Penyerahan Diri (Rm. 12:1-2)

by

Hari ini kita telah memasuki urutan terakhir dari serangkaian topik yang terkait dengan liturgis kebaktian, temanya adalah “penyerahan diri”.  Lingkup renungan kita adalah dari khotbah selesai sampai bagian terakhir Amin, yaitu pada bagian ini kita harus menyerahkan diri kita kepada Tuhan untuk masuk di dalam kehidupan kita sehari-hari. Dalam ibadah kita telah bertemu dengan Tuhan […]

Akhir yang Indah (Kej. 47-50)

by

Saat kita merayakan Tahun Baru Tionghua, kita sangat berharap keluarga kita dipenuhi dengan berkat Tuhan. Kita berharap dapat membawa berkat bagi keluarga dan oleh kita keluarga diberkati. Sebagai anak-anak Tuhan kita berharap berkat ini tidak berhenti pada Tahun Baru Tionghua, dan karena kita memiliki pengharapan kekal, kita sangat berharap berkat ini akan mengikuti kita sampai […]

Berani Menanggung (Kej. 44:1-34)

by

Kita masing-masing memiliki reaksi yang berbeda saat kita melakukan kesalahan, dan bahkan ada yang mendorong pelanggaran mereka kepada orang lain. Singkatnya, pada dasarnya orang tidak suka mengakui kesalahan sendiri dan terkadang tidak mau menyelesaikannya dengan baik. Namun, seiring berjalannya waktu orang harus mengatasi masalah tersebut dengan baik, karena pada akhirnya kesalahan atau masalah harus diselesaikan. […]

Persembahan Berharga (Mat 2:1-12)

by

Mendengar tema “Persembahan Berharga” dengan teks Alkitab dari kitab Matius 2:1-12 kita akan dengan sangat mudah teringat dengan persembahan yang diberikan oleh para majus kepada Tuhan Yesus. Persembahan mereka berupa emas, kemenyan dan mur bukan saja berharga akan tetapi juga memiliki arti yang sangat mendalam berkaitan dengan identitas siapakan Tuhan Yesus. Bukan hanya persembahan mereka […]

Menjadi Penguasa (Kej. 41:1-57)

by

Menjadi penguasa seperti halnya Yusuf merupakan suatu keberhasilan yang menjadi cita-cita setiap orang, dimana dalam segala aspek tercukupi. Namun, perjalanan yang dia jalani bukan merupakan jalan yang mudah dan penuh dengan kesulitan dan kepahitan. Dengan adanya penyertaan Tuhan dan kehidupan yang selalu bergantung kepada Tuhan membawa Yusuf kepada jalan yang sungguh-sungguh berhasil. Oleh sebab itu, […]

Jahat di Mata Tuhan (Kej. 38)

by

Di dunia masih banyak orang yang tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah. Kita sebagai orang berdosa sangat mudah disesatkan oleh si jahat sehingga membuat kita masih menghadapi masalah untuk melakukan kebenaran yang dikehendaki oleh Allah. Jika kita tidak sungguh-sungguh menyelesaikan masalah ini, kita akan tersesat di dalamnya dan konsekuensi sungguh tidak baik. Oleh […]

Iri Hati (Kej. 37:1-36)

by

Amsal 14:30 mencatat “Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.” adalah menekankan iri hati membawa kerusakan dalam kehidupan kita. Ketika seseorang iri hati kepada orang lain, jika tidak diselesaikan dengan baik akan membawa akhir yang tidak baik. Seperti contoh nas Alkitab yang akan kita renungkan hari ini, yaitu saudara-saudara Yusuf iri hati […]