Puji syukur kepada Tuhan,Kristus telah bangkit dan memberikan kita pengharapan yang kekal! Ini adalah keselamatan yang Allah ingin genapi di dalam diri kita, sehingga kita tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Meskipun kita adalah orang-orang yang harus menerima hukuman kekal, tapi Allah tetap mengasihi kita. Yang dikehendaki-Nya adalah asalkan kita percaya kepada Yesus, berdamai dengan Dia, dan bebas dari murka Allah serta menerima hidup yang kekal. Karena itu, jaminan dari kebangkitan  Yesus Kristus kepada kita adalah keselamatan dan penebusan.

Jaminan pertama dari kebangkitan Yesus adalah jaminan keselamatan. Seperti nas firman Tuhan yang tertulis di 1Kor. 15:14-19 “Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu (17). Ayat 18 “Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus”. Ini memberitahukan kita bahwa orang-orang mati yang sebelumnya sudah percaya kepada Yesus juga sudah binasa. Yesus mati di atas kayu salib, dikuburkan dan bangkit lagi adalah untuk menyelamatkan kita dari kebinasaan yang kekal. Pada saat tiba kita akan menikmati sukacita kekal. Manusia tidak dapat menyelamatkan diri dengan caranya sendiri karena kita semua adalah orang berdosa. Oleh sebab itu, kita memerlukan Yesus yang tanpa dosa itu untuk menyelamatkan dan menggantikan dosa-dosa kita serta menanggung murka Allah, barulah kita dapat selamat dan memperoleh hidup baru.

Kedua, kebangkitan Yesus memberikan kita jaminan penebusan. Seringkali kita mengklasifikasikan penebusan ke dalam keselamatan dan  penebusan memang boleh juga dikategorikan ke dalam lingkup keselamatan dan merupakan satu bagian yang sangat penting. Dalam Galatia 3:13 dicatat bahwa “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Pada dasarnya kita yang harus menanggung dosa dan kutuk hukum Taurat sendiri, namun karena Alllah sangat mengasihi kita manusia, maka Ia rela mengutus Yesus datang ke dunia untuk menanggung kutukan ini. Yesus dengan darahNya yang sangat mahal telah menebus kita kuasa kutukan hukum Taurat sehingga kita beroleh kebebasan. Seperti Roma 8:23 katakan “Sebagai anak-anak Tuhan kita tidak hanya menerima penbebasan rohani, tapi pembebasan tubuh kita juga di mana kelak kita akan menikmati kebahagiaan yang kekal bersama Allah.

Setelah memperoleh kedua jaminan ini, bagaimana seharusnya kita hidup sebagai anak-anak Tuhan? Kita harus lebih mendisiplinkan diri untuk melayani dan memuliakan Allah. Allah telah memberikan kita keselamatan yang sangat berharga, sudah seharusnya kita melayaninya dengan baik, setiap saat mengingat akan apa yang telah dikerjakanNya. Dengan kehadiran kita di dalam ibadah, saat teduh pribadi dan saling mengasihi di antara sesama saudara-saudari di dalam Tuhan akan terus mendisplinkan  setiap kita untuk lebih mengasihi Tuhan kita.