Hits: 9

Ketika kita memasuki pasal terakhir kitab Keluaran, kita akan merasa bahwa ini berakhir dengan puncak – Allah kembali untuk tinggal bersama bangsa Israel. Meski jalan hidup bangsa Israel naik turun, tapi pada akhirnya kemuliaan Allah tetap menyertai mereka. Hal ini menekankan bahwa bangsa Israel harus bertekuk lutut di hadapan Allah yang memimpin mereka. Karena itu, renungan kita tentang kitab Keluaran sepanjang tahun ini,  diakhiri dengan pemandangan yang sangat indah.

Perikop ini menjelaskan bahwa Musa dan bangsa Israel telah menyelesaikan pembangunan Kemah Suci dan kemuliaan Allah dilambangkan dengan tiang awan dan api. Allah menggunakan simbol seperti itu untuk menunjukkan kemegahan dan keagungan-Nya dan untuk memberi tahu orang Israel bahwa Dia selalu ada di antara mereka. Allah menunjukkan kemegahan dan keagungan-Nya supaya bangsa Israel tahu bahwa Dia adalah Allah yang Mahakuasa. Dengan kemuliaan yang cemerlang, bangsa Israel tidak dapat mendekati Tuhan dengan sesuka hati. Sebelumnya, Allah tidak secara pribadi memimpin bangsa Israel, supaya jangan sampai bangsa Israel yang sering berbuat dosa dan memberontak itu mati karena mendekati kemuliaan Ilahi.

Namun, setelah doa Musa, Allah sekali lagi akan melalui Kemah Suci untuk menyertai bangsa Israel. Allah tidak dapat dibatasi oleh jenis bangunan tertentu, tetapi Allah adalah Allah yang pengasih dan pemurah, jadi Dia pasti akan kembali untuk menyertai umat pilihan-Nya.

Tahun 2020 akan segera berakhir dan kita telah selesai merenungkan tentang kitab Keluaran. Semoga kita seperti orang Israel dalam mengakhiri tahun ini dapat menyaksikan kemuliaan Allah. Melalui tempaan pandemi, kita harus selalu melihat bahwa kemuliaan Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dan semakin mengalami Tuhan Yang Mahakuasa. John Piper dalam bukunya “Covid-19 dan Kristus” mengatakan: Keagungan Kristus yang tertinggi dan paling memuaskan akan bersinar lebih terang ketika Ia memelihara sukacita kita di dalam penderitaan. Taat dan setia akan membawa kita semakin menyaksikan kemuliaan Allah.