Hits: 4

Bersyukur kita masih dapat melanjutkan pembahasan kita tentang kitab perjanjian dimana kita dapat melihat peraturan-peraturan yang mengatur relasi antara manusia khususnya masalah yang berkaitan dengan nyawa manusia. Dari bagian firman Tuhan ini kita dapat menyadari jikalau Tuhan sungguh menghargai akan nyawa manusia sehingga dalam bagian hukum Taurat keenam tertulis “jangan membunuh”.

Berkaitan dengan nyawa manusia, Tuhan memberikan beberapa hukuman kepada mereka yang melakukan kesalahan. Yang pertama adalah hukuman mati akan diberikan bagi mereka yang: memukul orang sampai mati (12), marah dan membunuh orang (14), memukul orang tua (15), menculik orang (16), mengutuk orang tua (17), mencederai orang hamil (22-23), dan ternaknya yang menanduk orang sampai mati padahal sudah diperingatkan (29). Dari hukuman mati di atas menunjukkan pentingnya hubungan yang patut antara manusia dan hubungan yang patut dalam keluarga.

Hukuman selanjutnya adalah masalah ganti rugi jikalau: memukul orang sampai perlu ada perawatan, budak dipukul cedera  (dibebaskan) dan ternak yang melakukan kesalahan. Hukuman ini mengajarkan kepada bangsa Israel bahwa ada pemulihan yang akan diberikan kepada mereka yang menjadi korban.

Dari kedua jenis peraturan yang diberikan oleh Allah kepada bangsa Israel menunjukkan kepada kita bahwa keadilan Allah itu meneraturkan dan memulihkan umat-Nya. Allah yang teratur menginginkan bangsa-Nya hidup di dalam keteraturan sehingga tidak kacau balau dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Dari keadilan Allah yang memulihkan membuat manusia berdosa dapat dipulihkan bukan hanya rohani tetapi juga di dalam hal jasmani.

Sungguh dalam kehidupan kita saat ini masih begitu banyak ketidakadilan yang terjadi. Namun, kita harus percaya Tuhan pasti akan menyatakan keadilan-Nya karena pembalasan tetaplah haknya Tuhan (Rm 12:19). Oleh sebab itu sebagai anak Tuhan yang sudah ditebus, marilah kita juga hidup adil untuk membuat hidup kita dan juga orang lain semakin teratur dan dapat memulihkan orang lain. Menghidupi keadilan Allah membawa dampak kehidupan bagi orang lain.